Menyegarkan Sayur Yang Layu
Salad adalah salahsatu jenis sayuran yang mudah layu.
Jika sayuran kita sudah layu jangan dibuang karena ada tips untuk menyegarkannya kembali. Caranya perahkan jus dari sebiji lemon kedalam semangkuk air dingin, kemudian rendam sayuran tadi selama setengah jam. Tiriskan sayuran tadi hingga kering dan anda boleh jadikannya hidangkan yang segar sebagai ulam atau bahan untuk sandwich.
Menguji Kesegaran Telor
Telur yang segar dapat memberikan khasiat yang terbaik dalam pemakanan kita sehari-hari. Untuk memastikan telur didalam lemaries anda masih segar atau tidak, sebaiknya coba tips ini :
Ambil dua sendok teh garam dan campurkan kedalam mangkuk yang berisi air. Aduk rata dan masukkan telur kedalamnya. Kalau telor itu tenggelam, artinya ia masih segar. Jika ia timbul berarti telor itu sudah lama dan tidak bagus lagi untuk dimakan.
Hilangkan Ketombe
Anda tidak perlu perlu biaya yang besar untuk menghilangkan ketombe dan kegatalan pada kulit kepala. Coba tips ini : Ambil beberapa biji buah mengkudu masak, cuci dan tumbuk sehingga hancur. Kemudian sapukan pada seluruh kulit kepala sambil diurut-urut bagian kepala selama 15 mennit. Kemudian,bilaslah seperti biasa. Lakukan dalam seminggu dua atau tiga kali sebelum mandi. Insya-Allah masalah kulit kepala berketombe dan gatal akan hilang.
Hilangkan Kembung
Untuk menghilangkan kembung perut bayi, campurkan minyak kelapa dengan sebiji bawang merah yang dibelah tidak perlu dikupas. Aduk rata kira-kira tiga kalli untuk mencampurkan kedua bahan tersebut. Sapukan keatas perut bayi setiap kali selepas mandi dan apabila perut bayi kembung. Insya-Allah bayi ada akan berasa nyaman.
Bolehkah makan makanan pedas dan asam saat hamil?
Yang terpenting, pandai-pandailah menilai batas kemampuan diri.
Jawabannya adalah Boleh, yang terpenting, pandai-pandailah menilai batas kemampuan diri asa asam konon membuat makanan jadi terasa menyegarkan. Citarasanya yang unik kerap diidentikkan sebagai obat ngantuk atau untuk mengurangi keluhan mual. Sementara rasa pedas memunculkan semangat dan memberi sensasi tersendiri pada si penikmat makanan tersebut.
Tak heran kalau dua citarasa ini sangat disukai banyak orang, termasuk ibu hamil. Selain itu, selama masa kehamilan juga dikenal fase ngidam yang umumnya dirasakan sebagai keluhan mual dan muntah. Untuk mengatasinya, ibu hamil menginginkan sesuatu yang terasa segar di mulut. Salah satunya makanan asam dan pedas.
Ginekolog dari Klinik SamMarie, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dr. Drajat M. Sastrawikarta, Sp.OG., menyebutkan, dalam buku-buku medis ilmu kandungan dan kebidanan, selintas memang disebutkan fase yang dinamakan ngidam/nyidam. Ngidam, kata Drajat, merupakan keinginan ibu hamil untuk menyantap sesuatu. Akan tetapi keinginan tersebut kadang berkembang tak wajar. Contohnya, tidak apa-apa bila ibu hamil ingin makan buah kecapi yang asam. Menjadi tidak wajar bila permintaan tersebut muncul saat bukan musim kecapi. Sementara pohon kecapi sendiri, di Jakarta misalnya, sudah termasuk pohon langka.
PENGARUH KULTUR
Diakui Drajat, memang tidak semua ibu hamil melewati kehamilannya dengan ngidam. Kalaupun ngidam, belum tentu muncul keinginan “dramatis” untuk melahap makanan yang bercitarasa asam dan pedas. Namun demikian, di Indonesia memang banyak penggemar makanan yang rasanya merangsang ini. Mengenai penyebab pasti mengapa selera akan makanan asam dan pedas meningkat di masa kehamilan, menurut Drajat amat sulit dijawab. Sejauh ini memang tidak ada satu teori atau buku pun yang menjelaskan mengapa demikian.
Drajat menduga, di usia kehamilan muda, kegemaran makan makanan yang asam dan pedas lebih merupakan upaya ibu menghilangkan keluhan mualnya. Meski lagi-lagi belum ada penelitian ke arah sana, tapi menurut Drajat hal ini bisa dibenarkan. Asumsinya, masyarakat kita secara turun-temurun menganggap makanan bercitarasa asam dan pedas bisa menghilangkan rasa mual. Tak heran kalau ketika hamil seorang ibu jadi menyukai rasa pedas dan asam, meski semula ia tidak seperti itu.
Contohnya, kata Drajat, ketika bepergian jauh, banyak yang membawa jeruk sebagai bekalnya. Kalau tidak, ada yang menyarankan mabuk perjalanan diatasi dengan minum rebusan asam jawa. Keduanya yang sama-
sama memiliki rasa asam diyakini bisa berfungsi sebagai obat antimual. Hal serupa juga berlaku untuk makanan yang bercita rasa pedas. Saat kita merasa mual di ulu hati seperti ingin muntah, lekaslah makan makanan yang pedas. Niscaya keinginan muntah bakal hilang dengan sendirinya. Tak percaya? Buktikan saja sendiri.
BELAJAR MENAHAN NAFSU
Yang ditekankan oleh Drajat, yaitu pentingnya membatasi konsumsi makanan pedas dan asam. Mengapa? Semata-mata untuk menjaga agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Misalnya, ibu mengalami diare yang bisa berlanjut menjadi gangguan dehidrasi sehingga membahayakan kehamilannya. Bukankah sesuatu yang berlebihan lazimnya menimbulkan dampak negatif?
Makan rujak 4 kali sehari, masing-masing dengan 20 cabe per porsi, jelas berlebihan dong. Namun lagi-lagi Drajat mengaku tak bisa menjelaskannya secara konkret mengenai batasan ini karena sifatnya memang sangat individual alias tak pernah sama. Oleh karena itu, agar kehamilan berjalan sehat dan nyaman, kenali diri sendiri.
Kalaupun ibu sudah akrab dengan makanan pedas sejak sebelum hamil, tak ada salahnya mengurangi “kualitas” pedasnya semata-mata demi menjaga sistem pencernaan dan janinnya. Nah, dengan pandai mengatur dorongan yang berlebihan, kesukaan mengonsumsi makanan pedas tetap boleh berlanjut tanpa harus mengundang risiko. Hal serupa juga berlaku juga untuk makanan dan minuman yang asam. Terlalu banyak mengonsumsi makanan/minuman yang asam juga akan membuat lambung tak nyaman. Bahkan bukan tidak mungkin akan menyebabkan perlukaan di usus bila rasa asam itu berasal dari cuka atau bahan-bahan nonbiologis lainnya. Terutama bagi mereka yang sebelumnya sudah menderita gangguan mag.
PENTINGNYA EDUKASI
Drajat sendiri tak mempermasalahkan kebiasaan ibu-ibu hamil mengonsumsi makanan dan minuman yang pedas dan asam. “Sepanjang kebiasaan tersebut tidak merugikan diri si ibu dan lingkungan, menurut saya pribadi ya biarkan saja. Apalagi setahu saya tidak ada kontraindikasi makanan dan minuman seperti ini dengan kehamilan.”
Sayangnya, tidak sedikit ibu hamil yang hanya mengikuti dorongan nafsunya dan menyampingkan akal sehat. Untuk bisa memberikan pemahaman akan pola makan dan minum yang baik kadang bukan perkara mudah. Dituntut kesabaran dari sang suami dan anggota keluarga lainnya untuk menyampaikan misi edukatifnya. Jika tak berhasil juga, lebih baik minta bantuan dokter untuk menjelaskan. Bukankah umumnya ibu hamil mau mendengarkan apa yang dikatakan dokternya.
Drajat juga mengingatkan agar ibu-ibu hamil mewaspadai mitos-mitos yang kebenarannya diragukan. Di antaranya makan asam, terutama cuka, bisa membuat rahim mengerut. Padahal, tukasnya, “Kalau memang benar demikian, seharusnya bukan rahim saja yang mengalami pengerutan, melainkan seluruh organ tubuh ibu. Karena apa yang dimakan akan diserap oleh seluruh tubuh.”
Begitu juga dengan anjuran jangan banyak menyantap makanan yang pedas jika tak ingin anaknya nakal. Anjuran tersebut ada benarnya sebagian, “Tapi kalau dikait-kaitkan dengan kenakalan anak, dari mana kesimpulan tersebut didapat?” ujarnya balik bertanya.
tips memasak untuk para ibu
CARA MEMILIH DAN MENGOLAH DAGING SAPI
Macam-macam Daging
- Daging Sapi: baunya khas, warna daging merah agak muda, keadaan daging liat, berotot halus dan berlemak sedikit.
- Daging Kerbau: warna daging merah agak muda, berotot besar dan berlemak putih, keadaan daging liat karena biasanya kerbau disembelih pada umur tua. Daging Kambing: baunya khas kambing (bhs Jawa, prengus), warna daging merah agak putih (pucat), berotot halus.
- Daging Domba: bau khas domba, daging lebih tua dari daging kambing, dan kenyal daging tinggi dan berotot halus.
Jenis dan Pengolahan
Pemilihan daging yang tepat sangat mempengaruhi hasil akhir masakan. Pilihlah selalu daging sesuai dengan jenis masakan yang hendak Anda olah.
- Daging punuk dan paha depan, baik untuk abon, dendeng balado, semur, sup, kari, dendeng, empal, dan semur.
- Lemusir depan, diolah menjadi rendang , empal, bistik, dan sate.
- Haas luar, untuk bistik dan roll.
- Haas dalam, paling baik untuk rendang, empal, dendeng, steak, dan sate.
- Penutup (top side) dan daging gandik, diolah menjadi empal, rendang, dendeng, abon, bakso, bistik, dan kari.
- Daging kelapa (inside), untuk sup, rawon, sate, corned, dan daging giling.
- Bagian sengkel, diolah menjadi rawon, semur, dan sup.
- S. Samcam (flank), cocok untuk rawon, sup, corned, sate, dan daging giling.
- Daging iga dan sandung lemur, tepat dijadikan sup, rawon, dan corned.
- Otak, untuk gulai schotel dan digoreng.
- Buntut, diolah menjadi sup, pindang, semur, dan rawon.
- Babat, usus, dan paru, jadi aneka soto, sate, ungkep, bacem, dan sate.
- Hati dan limpa, diolah jadi rendang sate, semur, atau digoreng.
Daging Menurut Bagan Tubuh Sapi
1. Bagian Kaki
Disebut shank (bagian lutut ke bawah) – Hama lainnya daging kisi atau kikil. Karena daerah ini sedang digunakan, keadaannya liat, tetapi daging yang menempel pada tulang berserat halus dan berlemak sedikit. Enak dijadikan masakan berkuah seperti sup, kimlo, rawon, gulai, dan casserole, karena mengandung gelatin yang bisa menghasilkan kuah yang kental. Harganya juga relatif murah.
2. Paha dan Pantat
Terdiri dari:
1. Round, terbagi menjadi:
a. topround atau topside (daging penutup): daging yang berserat halus dar. lunak. Cocok untuk masakan yang dipanggang atau diungkep.
b. silverside (daging gandik, paha belakang): dagingnya berotot, agak liat, berselaput keperakan, berserat panjang dan miskin iemak. Cocok untuk masakan berkuah.
c. bottomround (daging kelapa): daging tanpa otot yang berserat nyata. Paling
empuk adalah bagian daging yang menempel pada tulang.
2. Rump, terbagi menjadi:
a. rumptop, umumnya digunakan untuk masakan yang dipanggang dengan suhu rendah, masakan yang berkuah, dan casserole.
b. chateaubriand steak, dagingnya empuk dan berserat halus, cocok untuk steak. Dijual dengan harga relatif mahal.
c. rumpsteak, dagingnya berlemak sedikit, tanpa tulang, dan cocok untuk masakan yang dipanggang (griI)
3. Bagian Pinggang
Harganya mahal karena dagingnya sangat empuk, mengandung sedikit lemak berupa serat-serat lemak halus yang bersembunyi di seta-seta daging. Aromanya sedap selagi dipanggang, terutama bagian t-bone dan porterhouse. Paling tepat diolah untuk steak atau sate.
Bagian ini disebut juga lion, daging has atau lulur yang terbagi lagi menjadi sirloin (haas atau lulur bagian luar), fillet (haas atau lulur dalam) l-bone dan porterhouse..
4. Rusuk
Berserat haius, mengandung lemak, dan paling enak dipanggang (roast). Bagian daging yang menempel pada tulang enak sekali untuk masakan berkuah seperti sup, gulai, dan rawon. Bagiannya terdiri dari toprib (iga belakang) dan forrib (iga depan).
5. Bagian Perut
Disebut juga flank, samcan, atau daging sup karena berserat kasar dan enak diolah jadi masakan berkuah. Dijual dengan harga relatif murah.
6. Bagian Dada
Karena harganya yang murah, umumnya digunakan pada menu restoran atau catering. Ada bagian bertulang yang tepat diolah untuk masakan berkuah atau dibuat corned beef. Sebutan lain untuk bagian ini, brisket atau sandung lamur.
7. Bagian Bahu
Terdiri dari:
a. blade bone (punuk), bagian daging biasanya dicincang dan enak untuk masakan yang berkuah.
b. chuck (lumusir), berserat kasar dan dagingnya agak liat. Biasanya dicincang dan diolah untuk masakan yang berkuah.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar