You are here: Iklan umum


TIPS MENCARI INFORMASI DI INTERNETTautan

Internet bisa juga diibaratkan sebagai perpustakaan dunia. Pasalnya selain bisa dimanfaatkan semua orang, internet juga menyediakan berbagai informasi, mulai dari pelajaran sekolah hingga resep masakan dapur.

Bahkan saking banyaknya informasi, terkadang kita pun kerap kali kebingungan ketika mencari informasi melalui internet. Oleh karena itu, disana (internet, red) juga tersedia sejumlah web site yang menyediakan fasilitas Serch Enggine.

Melalui Search Enggine ini, kita cukup memasukkan kata kunci pada text box, kemudian klik tombol search. Alhasil berbagi informasi yang berhubungan dengan kata kunci, ditampilkan kedalam list berikut dengan linknya.

Apabila kata kunci terdiri lebih dari dua kata, maka diperlukan tanda petik (“) pada awal dan akhir kata kunci. Pemberian tanda petik ini, berfungsi sebagai penanda bahwa tiap-tiap kata memiliki hubungan yang saling terkait.

Saat ini, situs web yang menyediakan fasilitas search enggine cukup banyak. Beberapa diantaranya yang cukup terkenal antara lain : Altavista, Ultra Infoseek, Yahoo, Excite, dan Lycos.

Selain menggunakan search enggine, kita bisa memanfaatkan internet directory, fasilitas lain untuk melakukan proses pencarian. Beda dengan search enggine, proses pencarian pada internet directory lebih terstruktur. Pasalnya kumpulan alamat-alamat URL dari situs-situs, disusun berdasarkan klasifikasi tertentu agar mudah dipahami dan ditelusuri.

Kedua tools search tersebut, masing-masing memiliki keunggulan dan kelemahan. Search Engine memiliki katalog lebih lengkap dibanding Internet Directory karena menyimpan hampir semua situs yang ada di Internet. Meski demikian, internet Directory lebih mudah dipahami karena disusun menurut klasifikasi tertentu sehingga para pencari informasi seperti dituntun untuk menemukan informasi atau situs yang dikehendaki.

Tidak semua situs yang menyediakan fasilitas search enggine, juga menyediakan pencarian dengan fasilitas internet directory. Beberapa situs yang menyediakan pencarian dengan fasilitas internet directory antara lain : Yahoo, Excite, dan Lycos

WEB DESIGN 1

Mengenal Tip dan Trik Mendisain Web (1)

Sering kita temui website yang tipikal: "Welcome to my homepage," animasi e-mail, background dengan tulisan miring (diagonal), animasi garis pembatas, tabel dengan border tiga-dimesi dan lain-lain. Hal ini terjadi akibat dari fasilitas Template yang disediakan oleh software pembuat web seperti: FrontpageT, Corel WebDesignerT, dan sebagainya yang ditujukan untuk mempermudah penggunanya dalam membangun website.

Jika anda puas dengan hasil kerja anda membangun website dengan fasilitas template, sudahlah cukup sampai disini. Tetapi jika anda tidak puas dengan apa yang anda buat, dan anda merasa ingin lebih baik, maka anda perlu mengetahui bagaimana Web Designer membangun suatu Website, terlepas anda punya bakat seni atau tidak.

1. Unik : Dalam membuat karya apapun seorang designer mempunyai kesadaran untuk tidak meniru atau menggunakan karya orang lain. Begitu pula seorang Web Designer harus mempunyai budaya malu untuk menggunakan icon, animasi, button, dll, yang telah digunakan atau dibuat oleh orang lain.

2. Komposisi : Seorang Web Designer selalu memperhatikan komposisi warna yang akan digunakan dalam website yang dibuatnya. Pergunakan selalu Palette 216 WebColor, yang dapat diperoleh dari Adobe.com, hal ini untuk mencegah terjadinya dither pada image yang berformat GIF. Dalam membangun website suatu perusahaan, Web Designer selalu menyesuaikan warna yang digunakan dengan Corporate Color perusahaan tersebut. Sebagai contoh: Telkom Corporate Color-nya adalah biru, Coca-Cola : merah dan putih, Standard-Chartered : hijau dan biru, dsb. Untuk kemudian warna-warna tadi digunakan sebagai warna dominan atau sebagai elemen pendukung (garis, background, button, dsb).
3. Simple : Web Designer banyak yang menggunakan prinsip "Keep it Simple", hal ini ditujukan agar tampilan website tersebut terlihat rapi, bersih dan juga informatif.
4. Semiotik : Semiotika adalah ilmu yang mempelajari tentang tanda-tanda. Dalam hal ini diharapkan dengan melihat tanda atau gambar, user/ audience dapat dengan mudah dan cepat mengerti. Sebagai contoh: Jangan membuat gambar/image yang berkesan tombol, padahal itu bukan tombol/ link.
5. Ergonomis : Web Designer selalu memperhatikan aspek ergonomi. Ergonomi disini adalah dalam hal kenyamanan user dalam membaca dan kecepatan user dalam menelusuri website tersebut. Web Designer memilih ukuran Fonts yang tepat sehingga mudah dibaca, Web Designer menempatkan link sedemikian rupa sehingga mudah dan cepat untuk di akses dan lebih penting lagi adalah Informatif.
6. Fokus : Tentukan hirarki prioritas dari pesan yang akan disampaikan, misalnya: Judul harus besar, tetapi jangan sampai akhirnya akan konflik dengan subjudul yang berukuran hampir sama. Hal ini akan membingungkan user/audience untuk menentukan pesan mana yang harus lebih dahulu dibaca/ dilihat.
7. Konsisten : Tentukan font apa yang akan digunakan sebagai Body-text, Judul, Sub Judul dan sebagainya, sehingga website tersebut akan terlihat disiplin dan rapi. Sesuaikan jenis huruf yang digunakan dengan misi dan visi website tersebut, misalnya: hindari menggunakan font Comic dalam membangun website suatu perusahaan resmi.

Demikian beberapa aspek dan prinsip yang digunakan Web Designer dalam membuat website, selebihnya merupakan ekspresi dari pembuat website itu sendiri yang terwujud dalam penggayaan penyusunan website.

Software-software pembuat suatu website

Desain : Untuk membuat desain suatu homepage biasanya para web designer dimulai dengan software ini sebagai tampilan sementara atau dalam membuat layout homepage.

1. Adobe Photoshop : Desain berbasis titik ( bitmap )
2. Adobe Image Ready : Memotong gambar-gambar ke dalam format html
3. Adobe Illustrator : Desain berbasis vector
4. CorelDraw : Desain berbasis vector
5. Macromedia Freehand : Desain berbasis vector

Efek Desain : Hal ini dilakukan untuk menghidupkan desain yang telah kita rancang. Seperti menambah efek cahaya, textur dan manipulasi teks.

1. Macromedia Firework : Efek teks
2. Painter : Memberikan efek lukisan
3. Ulead Photo Impact : Efek frame dan merancangan icon yang cantik.
4. Plugins Photoshop : Seperti Andromeda, Alien Skin, Eye Candy, Kai's Power Tool dan Xenofex juga sangat mendukung untuk memberi efek desain sewaktu anda mendesain layout homepage di Photoshop.

Animasi : Penambahan animasi perlu untuk membuat homepage agar kelihatan menarik dan hidup.

1. 3D Studio Max : Untuk membuat objek dan animasi 3D.
2. Gif Construction Set : Membuat animasi file gif
3. Macromedia Flash : Menampilkan animasi berbasis vector yang berukuran kecil.
4. Microsoft Gif Animator : Membuat animasi file gif
5. Swift 3D : Merancang animasi 3D dengan format file FLASH.
6. Swish : Membuat berbagai macam efek text dengan format file FLASH.
7. Ulead Cool 3D : Membuat animasi efek text 3D.

Web Editor : Menyatukan keseluruhan gambar dan tata letak desain, animasi, mengisi halaman web dengan teks dan sedikit bahasa script.

1. Alaire Homesite
2. Cold Fusion
3. Microsoft Frontpage
4. Macromedia Dreamweaver
5. Net Object Fusion

Programming : Hal ini dilakukan setelah sebagian besar desain homepage telah rampung. Programming bertugas sebagai akses database, form isian dan membuat web lebih interaktif. Contoh : Membuat guestbook, Form isian, Forum, Chatting, Portal, Lelang dan Iklanbaris.

1. ASP ( Active Server Page )
2. Borland Delphy
3. CGI ( Common Gateway Interface )
4. PHP
5. Perl

Upload : File html kita perlu di letakkan ( upload ) di suatu tempat ( hosting ) agar orang di seluruh dunia dapat melihat homepage kita.

1. Bullet FTP
2. Cute FTP
3. WS-FTP
4. Macromedia Dreamweaver : dengan fasilitas Site FTP
5. Microsoft Frontpage : dengan fasilitas Publish

Sound Editor : Homepage kita belum hidup tanpa musik. Untuk mengedit file midi atau wav, perlu alat khusus untuk itu.

1. Sound Forge : Mengedit dan menambah efek file yang berformat mp3 dan wav.
2. Cakewalk : Mengedit dan menambah efek untuk file yang berformat midi

Banyak sekali memang software untuk membuat suatu homepage dan kita tidak perlu mempelajari semua software tersebut di atas. Tapi untuk mempermudah, bagi pemula lebih baik dimulai terlebih dulu dengan mempelajari software Microsoft Frontpage atau Macromedia Dreamweaver agar lebih mengenal aturan-aturan membuat homepage dan mengenal bahasa html. Setelah itu baru Adobe Photoshop yang dipakai kebanyakan para desainer.

Langkah-langkah Membuat Homepage

Bermacam-macam langkah yang digunakan profesi web kita untuk membuat suatu homepage. Berikut ini adalah proses secara umum yang dilakukan kebanyakan profesi web di Indonesia untuk membuat web.

1. Membuat Sketsa Desain : Desainer bisa saja menuangkan ide dalam membuat interface suatu homepage dalam bentuk sketsa di kertas dahulu. Untuk kebanyakan orang, biasanya langkah ini dilewatkan dan langsung pada langkah membuat layout desain dengan menggunakan software.
2. Membuat Layout Desain : Setelah sketsa sudah jadi, kita menggunakan software seperti Adobe Photoshop, Adobe Illustrator, Macromedia Fireworks dan Macromedia Freehand untuk memperhalus sketsa desain.
3. Membagi gambar menjadi potongan kecil-kecil : Setelah layout desain homepage sudah jadi. File gambarb tersebut dipecah menjadi potongan kecil-kecil untuk mengoptimize waktu download. Untuk melakukan hal tersebut dapat menggunakan software Adobe Image Ready. Software ini dapat langsung memotong gambar yang besar tadi dan otomatis juga menjadikannya ke dalam format html. Langkah ini bisa saja dilewatkan bila ukuran gambar kita tidak terlalu besar.
4. Membuat Animasi : Animasi diperlukan untuk menghidupkan homepage kita agar menarik pengunjung. Macromedia Flash dan Gif Construction Set dapat dipakai untuk melakukan hal tersebut.
5. Membuat HTML : Setelah itu kita merapikan layout desain kita seperti menempatkan beberapa tombol dan gambar, menambah text, mengedit script HTML, membuat layout form ke dalam format HTML. Untuk itu kita perlu software HTML Editor seperti Macromedia Dreamweaver, Microsoft Frontpage dan Allaire Homesite.
6. Programming dan Script : Untuk website e-commerce, iklan baris, lelang, database, membuat guestbook, counter dan forum diskusi. File HTML kita perlu programming untuk melakukan aktivitas semacam itu. Programming dan script ini bisa dibuat dengan menggunakan ASP, Borland Delphy, CGI, PHP, Visual Basic. Dan perlu diperhatikan bahwa programming dan script ini biasanya dilakukan setelah desain homepage kita telah jadi.
7. Upload HTML : Setelah file kita telah menjadi html beserta gambar dan scriptnya. Kita perlu meng-upload file kita ke suatu tempat ( hosting ), agar semua orang di dunia dapat mengakses halaman html kita. Biasanya Macromedia Dreamweaver dengan fasilitas site FTP dan Microsoft Frontpage dengan Publishnya telah menyediakan fasilitas upload ini. Atau dapat menggunakan software seperti WS-FTP, Cute FTP, Bullet FTP.
8. Homepage Pribadi : Untuk homepage pribadi atau yang sekedar ingin coba-coba biasanya setelah file html sudah jadi dapat hosting di tempat-tempat gratis, memakai guestbook dan counter gratis dan menambah macam-macam accesories dalam mempercantik homepage pribadi tersebut.

Penmanfaatan IT

Menang Karena Pandai, Bukan Karena Berkuasa

Teknologi Informasi (TI) alat bantu yang sangat effektif bagi seseorang, sebuah institusi atau sebuah negara – jika mereka bertumpu pada kekuatan otaknya dan bukan pada kekuasaan, jabatan, kekayaan, kekuatan otot semata. Dengan kurang dari 5% rakyat berpendidikan tinggi, sulit bangsa kita untuk menang berkompetisi di era globalisasi yang berbasis informasi & pengetahuan; walaupun dibantu oleh komputer secanggih apapun.

Dalam kebijakan nasional, Teknologi Informasi (TI) menjadi kunci dalam dua (2) hal - effisiensi proses dan memenangkan kompetisi. Andaikan Gus Dur mau berkata, “Urusan KTP, perijinan, surat tanah harus dapat selesai dalam waktu 15 menit, tanpa perantara & transparan” sebuah parameter kontrol effisiensi proses yang ekstrim. Alat bantu TI akan mendorong e-Government & effisiensi proses. Sialnya, alat bantu TI tidak ada artinya kalau kualitas & budaya SDM dibelakang-nya kurang baik. Political will Gus Dur & Yahya Muhaimin untuk menyatakan “40% tenaga kerja harus berpendidikan tinggi” secara taktis diimplementasikan dengan “Memasukan TI sebagai kurikulum wajib sejak Sekolah Dasar SD” menjadi dasar memperkuat otak bangsa & memenangkan kompetisi di era globalisasi. Infrastruktur akses ke dunia informasi kunci keberhasilan implementasi pernyataan politik di atas. Semua jadi bagian integral Gerakan Nasional Telematika (genetika@yahoogroups.com) yang dicanangkan Luhut & Hikam akhir Januari 2001 lalu.
Akses ke dunia Informasi & Pengetahuan
Akses ke dunia informasi & pengetahuan menjadi rintangan real maupun psychologis. Secara psychologis, banyak guru, kepala sekolah & yayasan memperoleh persepsi bahwa Internet, komputer adalah mahal & merusak ahlak. Banyak guru kurang berminat pada hal baru seperti komputer. Tak terpikirkan hal positif dari benda-benda tersebut, seperti pisau – komputer & Internet bisa bermata dua.

Konsep Warung Internet (WARNET) yang di implementasi di SMK oleh DIKMENJUR (dikmenjur@yahoogroups.com) membuktikan keberhasilan mengintegrasikan 400+ SMK di seluruh Indonesia sebagian secara swadaya masyarakat. Siswa menanggung beban sangat rendah Rp. 1000 /siswa/bulan untuk akses e-mail Internet seperti di SMKN1 Ciamis. Artinya teknologi informasi & akses Internet dapat menjadi fasilitas swadana di sekolah. Investasi fasilitas Rp. 20-50 juta / sekolah bisa kembali dari iuran siswanya sendiri dalam waktu 1-1.5 tahun saja. Pendidikan jarak jauh menjadi mungkin, jaringan 20+ perpustakaan digital telah berkembang oleh Indonesia Digital Library Network http://idln.itb.ac.id & Indonesia CyberLibrary Network i_c_s@yahoogroups.com. Pemerataan pengetahuan, pemenuhan hak asasi manusia untuk berkomunikasi & berperan di dunia informasi seperti di tuangkan dalam TAP MPR XVII/MPR/1998 dipenuhi tanpa perlu berhutang pada Bank Dunia, ADB & IMF.

Dunia pendidikan paling strategis karena masa depan bangsa di tentukan oleh anak bangsa yang pandai bukan yang berotot & berkuasa. Massa orang pandai dan menggunakan Internet pada hari ini hanya 2 juta orang (menurut APJII). Dengan kekuatan 1% saja, Indonesia akan dilibas oleh negara tetangga di era globalisasi. Strategi sederhana harus di galakan, jumlah SMU, SMK, Pesantren, PTS di seluruh Indonesia hanya sekitar 25.000 buah. Dephub POSTEL harus berani mengambil inisiatif kebijakan untuk memaksa mekanisme Universal Service Obligation (USO) untuk mengorbankan 25.000 saluran telepon dari 10 juta total saluran yang ada untuk memandaikan anak bangsa. Di samping, membebaskan frekuensi ISM band 2.4GHz & 5.8GHz. Jika di tunjang kemudahan dari INDAG, Bea Cukai, PMA, Pajak dll. Bukan mustahil lima (5) tahun lagi kita melihat 20 juta (10%) bangsa ini menjadi pandai & harus diperhitungkan oleh masyarakat internasional dalam kompetisi era globalisasi.
Perjuangan di akses Internet terutama akan bertabrakan dengan Telkom & KSO-nya serta pengatur frekuensi di negara ini. KSO Telkom secara semena-mena telah menaikan biaya langganan menerima telepon (dial-in) menjadi Rp. 300.000 / bulan (dari Rp. 30.000 / bulan) bagi ISP di Bali, Sulawesi, Kalimantan, Sumatra tanpa persetujuan Pemerintah & DPR. Hal ini akan mematikan akses informasi & pengetahuan bagi sebagian bangsa ini.

Keuntungan dan Kerugian Penggunaan TIK Bagi kehidupan Manusia

Teknologi Informasi Menempati peran sentral. Isu globalisasi, semakin cepat meluas ke seluruh penjuru dunia karena fasilitas TIK. Apa saja yang terjadi di berbagai bagian di planet ini menjadi semakin cepat tersebar dan mudah diketahui dengan manfaat TIK. Semua ini menjadikan TIK sebagai agen perubahan yang mengubah tatanan sosial kehidupan manusia di seluruh dunia

Selain memberikan manfaat atau keuntungan bagi umat manusia, TIK juga memberikan dampak negatif atau kerugian bagi kita. Apa sajakah keuntungan dan kerugian dari pengguna TIK dalam kehidupa sehari-hari kita?

Dampak Keuntungan Penggunaan TIK
(Positif)
1.Memudahkan orang dalam berkomunikasi dan memperoleh Informasi
2.Membuka Peluang Bisnis Baru
3.Mendorong Tumbuhnya Proses Demokrasi
4.Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas Publik
5.Meningkatkan Layanan Informasi Kesehatan Jarak Jauh
6.Memperbaiki Pendidikan melalaui e-Learning
7.Mengembangkan kemampuan dan kesadaran Masyarakat
8.Memperkaya Kebudayaan
9.Menunjang Pertanian
10.Menciptakan Lapangan Kerja

Dampak Kerugian Penggunaan TIK
(Negetif)
1.Mendorong Munculnya Kejahatan Jenis Baru
2.Mempermudah Masuknya Nilai-nilai Budaya Asing yang Negatif
3.Mempermudah Penyebarluasan Karya-karya Pornografi
4.Mendorong tindakan konsumtif dan Pemborosan dalam Masyarakat
5.Mendorong Kekajaman dan Kesadisan
6.Memperluas Perjudian

INTERNET

BAGIAN I
INTERNET, INTRANET, WEBSITE DAN EMAIL

A. Mengapa Internet?

Ada empat pilar pendidikan sekarang dan masa depan yang dicanangkan oleh
UNESCO yang perlu dikembangkan oleh lembaga pendidikan formal juga oleh
pelaku pendidikan itu sendiri (yakni guru) yaitu: (1) learning to know (belajar
untuk mengetahui), (2) learning to do (belajar untuk melakukan sesuatu) dalam
hal ini kita dituntut untuk terampil dalam melakukan sesuatu, (3) learning to be
(belajar untuk menjadi seseorang), dan (4) learning to live together (belajar
untuk menjalani kehidupan bersama).

Dalam rangka merealisasikan 'learning to know', guru seyogyanya berfungsi
sebagai fasilitator. Di samping itu, guru dituntut untuk dapat berperan sebagai
teman sejawat dalam berdialog dengan siswa dalam mengembangkan
penguasaan pengetahuan maupun ilmu tertentu.

Berangkat dari permasalahan dan pemikiran di atas, Dinas Pendidikan
mempunyai peranan dan kepentingan yang strategis dan besar terhadap upaya
peningkatan mutu dan relevansi pendidikan melalui sosialisasi pemanfaatan
teknologi informasi dan komunikasi (information and communication technology)
dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran kepada para siswanya dan kegiatan-
kegiatan pengelolaan layanan pendidikan, yaitu pemanfaatan Internet untuk
layanan pendidikan.

Internet sebenarnya merupakan akronim dari kata Interconnectivity Networking.
Artinya hubungan antarjaringan komputer yang satu dengan komputer lainnya
secara global yang diatur oleh sebuah sistem. Disebut global, berarti hubungan
antarkomputer tersebut tanpa batas jarak.

Sebagai contoh komputer di ruang perpustakaan SMP X di kota Sungailiat
berhubungan dengan komputer yang berada di sebuah ruangan suatu gedung
bertingkat di kota Washinton yang terhubung melalui sistem jaringan
telekomunikasi (telepon) maupun satelit.

SEJARAH
Internet dirintis pertama kali pada Tahun 1969 sebagai ARPANET, yang dibangun
oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat ARPA - United States Department
of Defense Advanced Research Agency). Kemudian pada 1 Januari 1983, ARPANET
mengganti protokol rangkaian pusatnya dari NCP ke TCP/IP. Inilah awal dari
Internet yang kita kenal saat ini.

ISTILAH-ISTILAH DALAM INTERNET
Jika Anda memasuki dunia maya yang bernama Internet, anda akan terbiasa dengan
istilah-istilah seperti domain, situs internet atau sering disebut situs saja, ada lagi website
atau sering disebut web saja, ada lagi istilah nama blog, publikasi dan sebagainya.

Manfaat TIK bagi bangsa

Menang Karena Pandai, Bukan Karena Berkuasa

Teknologi Informasi (TI) alat bantu yang sangat effektif bagi seseorang, sebuah institusi atau sebuah negara – jika mereka bertumpu pada kekuatan otaknya dan bukan pada kekuasaan, jabatan, kekayaan, kekuatan otot semata. Dengan kurang dari 5% rakyat berpendidikan tinggi, sulit bangsa kita untuk menang berkompetisi di era globalisasi yang berbasis informasi & pengetahuan; walaupun dibantu oleh komputer secanggih apapun.



Dalam kebijakan nasional, Teknologi Informasi (TI) menjadi kunci dalam dua (2) hal - effisiensi proses dan memenangkan kompetisi. Andaikan Gus Dur mau berkata, “Urusan KTP, perijinan, surat tanah harus dapat selesai dalam waktu 15 menit, tanpa perantara & transparan” sebuah parameter kontrol effisiensi proses yang ekstrim. Alat bantu TI akan mendorong e-Government & effisiensi proses. Sialnya, alat bantu TI tidak ada artinya kalau kualitas & budaya SDM dibelakang-nya kurang baik. Political will Gus Dur & Yahya Muhaimin untuk menyatakan “40% tenaga kerja harus berpendidikan tinggi” secara taktis diimplementasikan dengan “Memasukan TI sebagai kurikulum wajib sejak Sekolah Dasar SD” menjadi dasar memperkuat otak bangsa & memenangkan kompetisi di era globalisasi. Infrastruktur akses ke dunia informasi kunci keberhasilan implementasi pernyataan politik di atas. Semua jadi bagian integral Gerakan Nasional Telematika (MELNU_HOKICK@YMAIL.COM) yang dicanangkan Luhut & Hikam akhir Januari 2001 lalu.

Akses ke dunia informasi & pengetahuan

Akses ke dunSia informasi & pengetahuan menjadi rintangan real maupun psychologis. Secara psychologis, banyak guru, kepala sekolah & yayasan memperoleh persepsi bahwa Internet, komputer adalah mahal & merusak ahlak. Banyak guru kurang berminat pada hal baru seperti komputer. Tak terpikirkan hal positif dari benda-benda tersebut, seperti pisau – komputer & Internet bisa bermata dua.

Konsep Warung Internet (WARNET) yang di implementasi di SMK oleh DIKMENJUR (Melnu_holick@ymail.com) membuktikan keberhasilan mengintegrasikan 400+ SMK di seluruh Indonesia sebagian secara swadaya masyarakat. Siswa menanggung beban sangat rendah Rp. 1000 /siswa/bulan untuk akses e-mail Internet seperti di SMKN1 Ciamis. Artinya teknologi informasi & akses Internet dapat menjadi fasilitas swadana di sekolah. Investasi fasilitas Rp. 20-50 juta / sekolah bisa kembali dari iuran siswanya sendiri dalam waktu 1-1.5 tahun saja. Pendidikan jarak jauh menjadi mungkin, jaringan 20+ perpustakaan digital telah berkembang oleh Indonesia Digital Library Network Http:/Boenjaezcity.blogspot.com & Indonesia CyberLibrary Network Pemerataan pengetahuan, pemenuhan hak asasi manusia untuk berkomunikasi & berperan di dunia informasi seperti di tuangkan dalam TAP MPR XVII/MPR/1998 dipenuhi tanpa perlu berhutang pada Bank Dunia, ADB & IMF.

Dunia pendidikan paling strategis karena masa depan bangsa di tentukan oleh anak bangsa yang pandai bukan yang berotot & berkuasa. Massa orang pandai dan menggunakan Internet pada hari ini hanya 2 juta orang (menurut APJII). Dengan kekuatan 1% saja, Indonesia akan dilibas oleh negara tetangga di era globalisasi. Strategi sederhana harus di galakan, jumlah SMU, SMK, Pesantren, PTS di seluruh Indonesia hanya sekitar 25.000 buah. Dephub POSTEL harus berani mengambil inisiatif kebijakan untuk memaksa mekanisme Universal Service Obligation (USO) untuk mengorbankan 25.000 saluran telepon dari 10 juta total saluran yang ada untuk memandaikan anak bangsa. Di samping, membebaskan frekuensi ISM band 2.4GHz & 5.8GHz. Jika di tunjang kemudahan dari INDAG, Bea Cukai, PMA, Pajak dll. Bukan mustahil lima (5) tahun lagi kita melihat 20 juta (10%) bangsa ini menjadi pandai & harus diperhitungkan oleh masyarakat internasional dalam kompetisi era globalisasi.



Perjuangan di akses Internet terutama akan bertabrakan dengan Telkom & KSO-nya serta pengatur frekuensi di negara ini. KSO Telkom secara semena-mena telah menaikan biaya langganan menerima telepon (dial-in) menjadi Rp. 300.000 / bulan (dari Rp. 30.000 / bulan) bagi ISP di Bali, Sulawesi, Kalimantan, Sumatra tanpa persetujuan Pemerintah & DPR. Hal ini akan mematikan akses informasi & pengetahuan bagi sebagian bangsa ini.

Keuntungan & kerugian penggunaan tik bagi kehidupan manusia




Teknologi Informasi Menempati peran sentral. Isu globalisasi, semakin cepat meluas ke seluruh penjuru dunia karena fasilitas TIK. Apa saja yang terjadi di berbagai bagian di planet ini menjadi semakin cepat tersebar dan mudah diketahui dengan manfaat TIK. Semua ini menjadikan TIK sebagai agen perubahan yang mengubah tatanan sosial kehidupan manusia di seluruh dunia

Selain memberikan manfaat atau keuntungan bagi umat manusia, TIK juga memberikan dampak negatif atau kerugian bagi kita. Apa sajakah keuntungan dan kerugian dari pengguna TIK dalam kehidupa sehari-hari kita?

Dampak Keuntungan Penggunaan TIK

(Positif)

1. Memudahkan orang dalam berkomunikasi dan memperoleh Informasi

2. Membuka Peluang Bisnis Baru

3. Mendorong Tumbuhnya Proses Demokrasi

4. Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas Publik

5. Meningkatkan Layanan Informasi Kesehatan Jarak Jauh

6. Memperbaiki Pendidikan melalaui e-Learning

7. Mengembangkan kemampuan dan kesadaran Masyarakat

8. Memperkaya Kebudayaan

9. Menunjang Pertanian

10. Menciptakan Lapangan Kerja

Dampak Kerugian Penggunaan TIK

(Negetif)

1. Mendorong Munculnya Kejahatan Jenis Baru

2. Mempermudah Masuknya Nilai-nilai Budaya Asing yang Negatif

3. Mempermudah Penyebarluasan Karya-karya Pornografi

4. Mendorong tindakan konsumtif dan Pemborosan dalam Masyarakat

5. Mendorong Kekajaman dan Kesadisan

6. Memperluas Perjudian

Akhirnya

Teknologi Informasi (TI) seperti juga teknologi lainya merupakan alat bantu manusia untuk mencapai tujuan. Manusia dengan kekuatan otaknya yang akan menentukan kesejahteraan bangsa ini, pendidikan menjadi kunci utamanya – bukan kekuasaan & kekuatan.

SURFING MENCARI INFORMASI DI INTERNET

Internet bisa juga diibaratkan sebagai perpustakaan dunia. Pasalnya selain bisa dimanfaatkan semua orang, internet juga menyediakan berbagai informasi, mulai dari pelajaran sekolah hingga resep masakan dapur.

Bahkan saking banyaknya informasi, terkadang kita pun kerap kali kebingungan ketika mencari informasi melalui internet. Oleh karena itu, disana (internet, red) juga tersedia sejumlah web site yang menyediakan fasilitas Serch Enggine.

Melalui Search Enggine ini, kita cukup memasukkan kata kunci pada text box, kemudian klik tombol search. Alhasil berbagi informasi yang berhubungan dengan kata kunci, ditampilkan kedalam list berikut dengan linknya.

Apabila kata kunci terdiri lebih dari dua kata, maka diperlukan tanda petik (“) pada awal dan akhir kata kunci. Pemberian tanda petik ini, berfungsi sebagai penanda bahwa tiap-tiap kata memiliki hubungan yang saling terkait.

Saat ini, situs web yang menyediakan fasilitas search enggine cukup banyak. Beberapa diantaranya yang cukup terkenal antara lain : Altavista, Ultra Infoseek, Yahoo, Excite, dan Lycos.

Selain menggunakan search enggine, kita bisa memanfaatkan internet directory, fasilitas lain untuk melakukan proses pencarian. Beda dengan search enggine, proses pencarian pada internet directory lebih terstruktur. Pasalnya kumpulan alamat-alamat URL dari situs-situs, disusun berdasarkan klasifikasi tertentu agar mudah dipahami dan ditelusuri.

Kedua tools search tersebut, masing-masing memiliki keunggulan dan kelemahan. Search Engine memiliki katalog lebih lengkap dibanding Internet Directory karena menyimpan hampir semua situs yang ada di Internet. Meski demikian, internet Directory lebih mudah dipahami karena disusun menurut klasifikasi tertentu sehingga para pencari informasi seperti dituntun untuk menemukan informasi atau situs yang dikehendaki.

Tidak semua situs yang menyediakan fasilitas search enggine, juga menyediakan pencarian dengan fasilitas internet directory. Beberapa situs yang menyediakan pencarian dengan fasilitas internet directory antara lain : Yahoo, Excite, dan Lycos


Tidak ada komentar: